Tampilkan postingan dengan label mobile technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobile technology. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Oktober 2011

Main memory

Main memory adalah subsistem yang akan menyimpan semua pemograman (Software) pada system ponsel. Main memory terdapat beberapa bagian komponen IC (Intergrated Circuit) yang mempunyai penyimpanan data yang berbeda, yaitu:

IC Flash
IC Flash berfungsi sebagai penyimpanan data secara permanen, yang mana data-data tersebut tidak akan hilang datanya bila daya dimatikan. IC Flash akan terisi data-data penting. Data-data tersebut adalah data MCU dan PPM, data MCU berisikan data-data Operating System (OS) sedangkan data-data pada PPM berisikan data-data  tampilan, language pack (paket bahasa), ringtone dll.
Data-data yang tersimpan pada IC Flash bukan hanya data Operating System saja, juga terdapat data CP (Content Pack) dan User Area yang menyimpan data-data fitur yang terdapat pada ponsel seperti: Game, Aplikasi, Wallpaper, Nada dering, Foto, Film, Phonebook, dll.

Jumat, 21 Oktober 2011

CPU (Central Proccesor Unit)

Menyambung posting sebelumnya tentang baseband, salah satu bagian baseband yang sangat penting adalah CPU atau Central Proccesor Unit sebagai tempat pemrosesan semua proses
CPU merupakan prosesor utama pada ponsel dimana semua system diatur dan diolah oleh CPU, contohnya Proses Tranceiver, LCD, keyboard, kamera, Bluetooth, systemUI dll. CPU adalah komponen yang bertugas mengolah segala input/output yang diterima oleh ponsel. Atau dengan kata lain merupakan otak dari bekerjanya ponsel. CPU dapat bekerja karena terdapat perintah dari Sistem Operasi yang tersimpan pada IC flash. Data system operasi ini  merupakan data-data penting, tanpa data – data tersebut ponsel tidak akan bekerja dengan baik, data-data tersebut ada beberapa bagian yaitu pertama data-data MCU merupakan data-data operating system pada ponsel; kedua data-data ppm merupakan data-data tampilan seperti language, ringtone dll; dan yang ketiga adalah data – data yang terdapat pada eeprom yaitu no imei, registrasi, signal, versi tahun pembuatan dll. Semua data-data tersebut akan diteruskan ke CPU untuk diproses dan diolah.

Rabu, 19 Oktober 2011

Baseband

Pada Posting kali ini akan sedikit memberi pengetahuan tentang baseband yang berfungsi sebagai bagian pengolahan input ataupun output pada keseluruhan system ponsel. Bagian-bagian yang berfungsi sebagai input ataupun output pada keseluruhan system ponsel yaitu:
  • CPU (Central Proccesor Unit)
  • Main memory
  • DSP (Digital Signal Proccesor)
  • Power supply
  • Control charging
Nah itu merupakan bagian-bagian pada system ponsel yang berfungsi sebagai perangkat input dan output serta pendukungnya. 
Untuk lebih memperjelas perhatikan gambaran berikut yang memberi ilustrasi tentang interaksi bagian-bagian tersebut:

Selasa, 18 Oktober 2011

Crystal Oscilator 26 Mhz

Crystal Oscillator 26 Mhz akan menghasilkan denyut sebesar 26 Mhz. kemudian denyut tersebut akan di proses oleh RF processor yang kemudian menghasilkan denyut sebesar 13Mhz untuk denyut kepada system Logic pada CPU, Untuk  jalannya system digital pada baseband, terutama CPU.

Handphone unik, Teknologi Tercanggih di Dunia

Pembaca yang baik hatinya, setelah beberapa posting lalu memebahas tentang teknologi dasar tentang alat komunikasi seluler yang saat ini telah menjadi trend di dunia. Tanpa peralatan komunikasi tersebut kita akan kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang-orang yang jauh, meskipun terdapat juga pendapat yang menyatakan bahwa alat komunikasi tersebut dapat mendekatkan orang yang jauh naum menjauhkan yang dekat hehe. yah semoga kita termasuk orang yang bijak sehingga tidak berlaku pendapat itu hehe.. Pembaca mungkin pernah melihat seseorang yang lihat hapeee terus tanpa memperhatikan orang sekitar, nah itu contoh, bukti orang yang akan benar-benar terkena pendapat itu alias menjafi fakta untuk dirinya.. hehe.. semoga bermanfaat ini daftar alat komunikasi seluler yang terbilang unik, beda, dari yang biasa kita lihat di masyarakat. Atau mungkin dapat dijadikan referensi jika mau membelinya :).

Halaman Download

VCO (Voltage Control Oscilator)

VCO dapat berfungsi karena adanya AFC, dimana AFC digunakan untuk mengunci transceiver frequency pada base station. AFC-voltase dihasilkan multi mode conventer oleh 11Bit D/A conventer. Rangkaian ini di dukung karena menggunakan VCO (voltage controled oscilator) yang mana VCO akan menghasilkan getaran sebesar 3420 – 3840 mhz. Dimana frequensi tersebut akan di olah oleh RF Procccesor untuk proses PLL yang akan menghasilkan gelombang pemancaran ataupun penerimaan yakni untuk frequency 900-1800-1900 mhz.

Jumat, 14 Oktober 2011

RF processor

Fungsi dari sistem RF proccesor atau sistem PLL yaitu sebagai prosessor signal (pengolahan Frequensi). Pengolahan frekuensi signal terbagi dalam 2 proses yaitu:
  1. Modulation (mixing/pencampuran) signal data/suara dengan signal pembawa. Pada bagian transmitter (pemancaran), signal data akan di modulasikan dengan signal pembawa yang diproses oleh RF/IF agar signal data/suara tersebut bisa terkirim ke operator atau dengan kata lain signal data/suara akan di campur(mixing) dengan signal pembawa. Setelah itu signal suara/data akan di terima oleh operator, karena signal data/suara telah dimodulasikan dengan signal pembawa.

HF Amplifier / LNA (low noise amplifier)

HF /LNA mempunyai fungsi sebagai penguat receiver (penerimaan). Sebelum proses pemisahan signal pembawa dengan signal data pada bagian prosesor signal, bagian penerimaan signal dari operator ponsel harus di perkuat oleh LNA. Dimana LNA akan menguatkan sekitar -43 dBm. Setelah signal di kuatkan oleh LNA akan di teruskan ke bandpass filter,dimana fungsi dari bandpass filter yaitu untuk menghilangkan noise


yang di akibatkan dari efek signal pembawa.
Pada bagian ini biasanya jarang sekali bermasalah karena sistem tersebut tidak menggunakan daya yang cukup besar, hanya saja biasanya masalah timbul jika daya kepada LNA tidak diberikan oleh bagian power supply maka penerimaan ponsel akan bermasalah karena bagian penerimaan tidak dapat berfungsi bila LNA tidak berfungsi dengan baik.

Jumat, 07 Oktober 2011

PA (Power Amplifier Transmitter) seluler

PA (Power Amplyfier) berfungsi sebagai  penguatan signal yang akan dipancarkan kepada Base Station. signal data informasi yang telah dimodulasikan dengan signal pembawa harus betul-betul kuat agar dapat diterima dengan baik oleh Base Station.
Pada GSM900, PA akan menguatkan signal sekitar 2Watt (3dBm input level) dan pada jalur EGSM  akan menguatkan sekitar 1Watt (6dBm input level).  Fungsi lain dari PA yaitu sebagai penguat signal pengirim data ke operator yang menandakan bahwa nomor simcard pada ponsel telah aktif (telah teregistrasi). Selain itu bila kinerja PA tidak baik biasanya mengakibatkan borosnya baterai, sebab PA membutuhkan daya yang cukup besar. Kondisi ini biasanya sering terjadi pada daerah yang signalnya kurang baik sehingga mengakibatkan beban kerja PA menjadi lebih berat.

PA (Poewr Amplyfier Transmitter) pada nokia 8210

Sabtu, 01 Oktober 2011

Formatting Guide For 9500 and FORMATTING GUIDE FOR 9500 (RA-2)

Hi Freinds, now we will learn about 9500. dont forget to pray before, [^_^]
Note! Formatting the Phone will erase ALL user data from Communicator memory, including:
- Messages
- Calendar data
- Contacts
- Camera images
- Notes and links from Desk
- Documents, Sheets, Presentations
- Web bookmarks
- All Communicator side settings (e.g. Internet access points, Regional settings…)
- All Phone side settings

SubSistem Tranceiver dan Duplexer pada teknologi seluler, mobile phone

SubSistem Tranceiver (transitter dan receiver).
System komunikasi wireless didukung oleh beberapa subsistem yang saling berkaitan satu system kepada system yang lainnya, oleh karena itu bila diantara subsistem ini terdapat kerusakan maka semua system transceiver tidak akan berfungsi dengan baik.
agar penganalisaan kerusakan ponsel dapat anda bedakan kategori kerusakannya maka anda harus memahai subsistem berikut ini

Antenna switch/Duplexer
Seperti yang telah saya bahas diatas bahwa system komunikasi wireless pada ponsel terdapat dua sistem yang berbeda, yaitu bagian penerimaan dan pemancaran. Tentunya terdapat dua jalur yang berbeda, yaitu jalur masuk dan keluar. Sedangkan jalur komunikasi kepada Base Station hanya terdapat satu jalur, dan antenna pada ponsel hanya terdapat satu.
Oleh karena itu pada system transceiver perlu menggunakan Duplexer. Duplexer terdapat pada IC Antena switch yang berfungsi untuk pergantian fungsi antenna  kepada sistem penerimaan atau kepada pemancaran.. antenna akan dikoneksikan kepada bagian sistem penerimaan atau sistem pemancaran secara bergantian dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak terasa adanya pergantian sistem tersebut disaat kita melakukan komunikasi.
Pada sistem komunikasi masa lalu, sistem penerimaan dan pemancaran harus di fungsikan dengan pergantian secara manual, misalkan interkom atau HT dimana alat tersebut di saat di gunakan untuk pemancaran, tombol pada bagian samping harus di tekan. di saat menerima tombol pada bagian samping harus di lepas. Dengan kemajuan tekhnologi saat ini cara tersebut sudah tidak lagi di gunakan karena sudah menggunakan sistem Duplexer.



PCB siemens

Salam gemilang, kali ini kita akan buka bahan ilmu baru semoga bermanfaaat tentang alat komunikasi seluler siemens, setelah bebrapa waktu yang lalu, ada penjelasan tentang nokia dan soni ericson. Yuks kita sama-sama belajar, kita bandingkan PCB dari dari posting-posting sebelumnya dengan yang ini. teknologi manakah yang terbaik. Penulis menyadari bahwa tiap produk, teknologi selalu ada positif negatifnya, dengan studi banding akan kita temukan sisi-sisi berbeda yang akan membaikkan pada temuan kita. Yah semoga suatu saat akan hadir ponsel Indonesia yang lebih baik dari mereka. Menurut Mario Teguh, untuk menjadi super ada 3 N, niteni, memperhatikan, niroke, meniru, yang satu lagi lupa hehe... dengan bahan itu mungkin teman-teman bisa mengenal beberapa produk china yang semakin meroket. Dan tahukah teman-teman China adalah negara terkorup, lebih korip dari Indonesia tapi mereka koq bisa maju? ada apa dengan Indonesia? atau Jepang, 1945 Jepang hancur dengan bom Amerika tapi sekarang bandingkan dengan Indonesia? apa bedanya? ubah Indonesia dengan mengubah diri kita.










Minggu, 25 September 2011

Sistem Modul Telepon Seluler

 Pendahuluan
Sistem Handphone terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Tanpa perangkat lunak handphone hanya benda keras saja, demikian juga perangkat tanpa perangkat keras, tanpa perangkat keras hanya merupakan kode-kode computer saja.
 Perangkat Keras (Hardware)
Hardware merupakan kumpulan perangkat-perangkat komponen elektronika yang mendukung suatu system elektonika, sebuah hardware  dapat  kita rasakan dan keberadaannya secara fisik. Hardware handphone adalah sebagai subsistem dari system Handphone yang terdapat gabungan system radio wireless, telpon, dan Komputer. Pada dasarnya system handphone dapat di pecah menjadi beberapa bagian yaitu:<Gambar>

RF (Radio Frekuensi)
Sistem RF adalah bagian yang berfungsi untuk mentransmisikan data informasi, bagian ini akan berperan sebagai system wireless pada system selular. System RF terdapat dua rangkaian yang terintergrasi pada system RF, yaitu:<Gambar>

Sistem pemancaran (Transmitter)
Agar data informasi dapat di pancarkan kepada Base Station tentunya harus ada yang membawa data informasi. Dengan menggunakan system pemancaran (Transmitter) data informasi akan di satukan (Modulation) dengan signal pembawa yaitu pada teknologi GSM mempunyai frekuensi 900Mhz-1900Mhz. Signal data informasi yang telah termodulasi akan dikuatkan terlebih dahulu sebelum dipancarkan oleh PA (Power Amplyfier Transmitter), sebab jarak antara ponsel dengan base station cukup jauh, oleh karena itu base station akan dapat menerima signal informasi yang dikirimkan oleh ponsel bila signal yang telah termodulasi tersebut telah benar-benar kuat. Pada system ini akan menjadi penentu pada proses registrasi jaringan pada ponsel.
 Sistem penerimaan (Receiver)
Sistem ini berfungsi untuk penerimaan data informasi dari base station. Dengan menggunakan sistem penerimaan, ponsel akan dapat menerima data informasi yang dipancarkan oleh Base Station.
Signal data informasi yang dikirimkan oleh Base Station masih berbentuk Signal data yang masih termodulasi dengan signal pembawa. Agar data informasi dapat di teruskan kepada bagian DSP (Digital Signal Proccesor) harus di pisahkan terlebih dahulu signal data informansinya dengan signal pembawa, subsistem ini dinamakan dengan demodulasi.